Kepulauan Derawan, Kepulauan Tropis yang mengagumkan!

Kepulauan Derawan, merupakan kepulauan yang berada di Kabupaten Berau - Kalimantan Timur yang terdiri dari banyak pulau dan yang terkenal seperti Pulau Panjang, Pulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Kakaban dan Pulau Sangalaki. Dimana kepulauan yang saya sebutkan itu menjadi destinasi tujuan wisata para pelancong. Selesai sudah sekilas pelajaran geografinya hee .. marilah kita bergerak menuju kesana.... nyoook!

Kepulauan Derawan
Petualangan kali ini saya dan teman-teman 1 kantor tidak nge-bolang seperti biasa, mengingat kepulauan ini cukup jauh (seharian untuk bisa mencapai kesana), akhirnya kami memutuskan mengambil paket tour 4D3N dengan Tour Operator disini karena tidak ada satupun yang ingin menjadi panitia bertualang, jadi ambil yang mudahnya aja deh... hehehe.

Bulan Mei 2013 tepatnya kami berwisata  ke Kepulauan Derawan bersama dengan enam orang teman lainnya sebut saja si mawar dan mawar...wkwkwk *just kidding. Kami bertujuh orang yang kebetulan suka berwisata (kali ini saya lebih suka menyebutkan dengan berwisata dari pada bertualang, secara hanya mengikuti petunjuk guide dan tinggal duduk manis doank, sudah sampe tujuan hehehe..).

Hari Pertama

Berkumpul di Bandara Soetta sebelum subuh, Jadwal take off pesawatnya pukul 05.00 Wib. Pada pukul 11.00 Wita, sampailah kami di.... tweeeeng "Tarakan" yang sekarang sudah menjadi ibukota provinsi Kalimantan Utara. Wait? Kal-Ut? Bukannya penjelasan diatas masuk Kabupaten Berau - Kaltim? Oh ternyata wisata kali ini kita menyeberang melalui Tarakan. Kalau dari Berau bisa gak? Bisaa, ini alternatif dari tour nya ajah kok, dengan alasan ogah gonta-ganti pesawat dan ingin lebih lama "melautnya" supaya mendapat view yang berbeda!!

For your info ajah nih :
  • Rute lewat Berau : Jakarta-Balikpapan-Berau-Jalan Darat-Pelabuhan Penyeberang-Derawan/Maratua (Jalur darat sekitar 2 jam ditambah jalur laut sekitar 2-3 jam saja);
  • Rute lewat Tarakan : Jakarta-Balikpapan-Tarakan-Pelabuhan(dekat)-Derawan/Maratua (Jalur laut sekitar 4-5 jam).
Rute ke Pulau Maratua lewat Tarakan
Selesai ISOMA (Istirahat, Sholat, Makan) jam 13.00 kamipun melaut eh berlayar dengan kapal motor/boat yang muat sekitar 15 orang menuju Pulau Maratua, basecamp kami. Betul saja menjelang sore sekitar pukul 17.00 kapal kami merapat di Pulau Maratua, tepatnya di dermaga Resort Maratua.... Wiiih takjub dengan pemandangannya ueey ... pulau nan indah, tampak diseberang pulau ini ada pulau lagi, laut biru nan tenang, pohon kelapa melambai-lambai, angin sepoi-sepoi, walaupun sudah menjelang sore cuaca panas khas pantai masih terasa! Benar-benar ciri khas dari kepulauan tropis yang ada di Indonesia! Ditambah pula Resort yang kami datangi ini berdiri diatas laut lhoo... sok dilihat penampakan di bawah ini:



Tapii... senengnya cuma sebentar temans, ternyata kami ngga menginap di Resort ini hehehe ... Karena kami "hanya" mengambil paket yang reguler (khusus paket VIP menginap di Resort ini), paket reguler menginap di homestay di dalam perkampungan Pulau Maratua... eitt jangan nyemgir dulu aah... hahaha... berangkatlah kapal kami ke dermaga berikutnya, dermaga penduduk... yang langsung disambut oleh penduduk Pulau Maratua, waaah ternyata lebih terharu sayah lhooo... hiks..hiks  


Malampun menjelang... ya sudah menunggu kembali sampai besok untuk memulai wisatanya.

Hari Kedua

Ternyata paket reguler ada bonusnya juga looh temans... sehabis subuh, kami diajak sama guide-nya untuk melihat sunrise, disebelah timur Pulau dengan berjalan kaki melewati perkampungan sekitar 20 menit (kebetuslan Homestay/Resort tempat kami menginap ada di di sebelah barat Pulau). Nih peta Pulau Maratuanya:

Berjalan melewati sepinya perkampungan, lalu lewat jembatan kayu yang panjang ciri khas dari destinasi wisata pulau yang ada di Indonesia, melangkahlah kaki kami dengan sedikit ngantuk hehe... (secara habis subuh boo!!! semangaaat!!) menuju TKP dimana sunrise berada.... hmmm... pemandangan sunrise berbeda dari tempat berbeda... Subhanallah...





1 jam dihabiskan di TKP untuk mengabadikan keberadaan sunrise dan kami tentunya... dan kamipun kembali ke homestay untuk bersiap berwisata ke pulau-pulau sekitar di Kepulauan Derawan ini. Mariii.....

Sedikit "molor" karena menunggu peserta paket "VIP" yang menginap di Resort, akhirnya dengan sabar menanti, pukul 10.00 barulah dimulai wisata kami, kemana? Pulau-pulau terdekat dari Maratua yaitu Pulau Kakaban, Pulau Nabucco serta Gosong (hamparan pasir disekitar pulau). Nih Rute wisata hari kedua:
Rute Wisata hari kedua

"Boat" kami dan tepat di seberang ada Pulau Kakaban
Suasana dalam boat
Rute pertama ke Pulau Kakaban! Terlihat dari kejauhan nih pulaunya, tapi pas disamperin lebih dari 30 menit temans hahah. Ehh tapi, dalam pelayaran menuju Kakaban cuaca mendung nih, bagaimana yaa? "Gak apa-apa" kata guidenya! Baiklaah, Siaaap nyebur hehehe... Ada apakah di Kakaban ini?

Pulau Kakaban ini punya sesuatu yang unik...apaan tuh? Itu loh ubur-ubur nya yang tidak beracun yang akan menemani kita snorkling. Asyiik... loh ternyata snorkling spot bersama ubur-ubur tidak dilaut temans, kita mendarat dulu di Pulau Kakaban, masuk ke pulau tersebut, berjalan sekitar 10 menit naik-turun... sampe deh ke danau yang ada di Pulau Kakaban tersebut, danaunya air payau yach karena tidak jauh-jauh dari pantai. Fyi... Pulau Kakaban merupakan satu-satunya pulau yang ada di Indonesia (hanya dua didunia) yang mempunyai danau ditengahnya dengan biota danau yang unik, salah satunya yaitu ubur-ubur yang tidak menyengat/beracun, kok bisa? Penjelasannya panjang, bisa dibaca disini nih.

Tiba di danau. langsung nyemplung hahaha... (snorkling temans), berhubung cuaca mendung, visibility dalam airnya agak keruh nih, tapi lumayanlan bisa main-main sama ubur-ubur... yipiiie...

Jalan menuju danau Kakaban

Di danau Kakaban
Ubur-uburnya niih

Puas snorkling dengan ubur-ubur, kembalilah kami ke pantai, acara berikutnya? haduuh sabar dunk hehehe... nyantai dulu, sambil foto-foto, sambil ngemil, sambil ngeliatin yang di foto dan... sudah kok gitu ajah hahaha. Karena destinasi ini berupa pulau-pulau kecil beserta pantai yang aduhai, ujung-ujungnya juga gak jauh-jauh dari foto-foto sama snorkling. Loh gak diving? Hoiii teman-teman.... ada yang mau diving gak?  Nope!! wakakaka... gak ada yang berani sodara-sodara, ehhh... ada ding... teman saya yang bernama Fandi... tapi masalahnya dia ogah kalo diving sendirian.... hadeeh gimana sih abang yang satu ini.... sayang kan... sudah jauh-jauh ke Derawan nggak diving! Kalo saya mah, kalo bisa diving... mau banget, sayang... belum punya lisence!! (belum punya lisence apa belum berani??? alasan wakakaka...)

Ya sudah, snorkling ajah kalo begitu, disepanjang pantai Pulau Kakaban pun sudah terlihat hijaunya laut, dan tampat karang-karang berwarna-warni dari atas memaksa kami untuk mencelupkan diri ke bawah lautnya.... hehehe... wait! hujan turun ternyata! tapi tetep lanjut snorklingnya, dan benar saja temans, walaupun dipermukaan hujan ternyata tidak mengganggu visibility dan arus bawah lautnya, kami aman-aman saja bersnorkling ria dikala hujan, cuma... ya itu... pas naik ke kapal selesai snorkling, dingiinnya minta ampyuuun... hahaha.




Add caption
Pemandangan bawah laut di sekitar Pulau kakaban
Maksi
Selesai having fun di Kakaban, lewat tengah siang kami pun balik ke Resort untuk ISOMA. Destinasi berikutnya yaitu ke Pulau Nabucco. Ngapain? Ngeruk pasir!! hahaha ngga lah, berwisata lagi dunk... Berlayarlah kapal kami ke Pulau Nabucco sekitar 45 menit, dan Alhamdulillah matahari sudah menunjukkan keberadaannya, dan hari pun semakin panas.

Pulau Nabucco merupakan pulau yang kecil, tapi memiliki teman-teman pulau kecil lainnya yang sambung-menyambung menjadi satu... itulah Indonesia... *bacanya sambil nyanyi wkwkwk... dengan hamparan pasir yang cukup luas (gosong), seluas mata memandang, ditemani awan biru diatasnya, lengkap sudah... indahnya Kepulauan Derawan... menakjubkan!!!

mendarat di gosong sekitar Pulau Nabucco


Puas foto-foto kamipun mendarat di Pulau Nabucco sekedar mengemil kue-kue hangat plus teh hangat ditemani cuaca yang makin hangat... sambil memandang jejeran pulau cantik didepannya... eeeh jangan ngalangin doong!!! Hadooh nih orang, ngalangin pemandangan orang ajah deh!! ahaha "intermezzo".


Sore menjelang, persiapan pulang ke homestay... eitt pemandangan berbeda kembali disuguhkan alam. Kali ini, pasir-pasir putih yang luaspun menghilang ditelan birunya laut... hmmm ... air laut semakin sore (di kepulauan ini) semakin pasang. Bergegaslah kami kembali ke Maratua, karena kalau ke-sorean, ombak akan tinggi dan mengganggu pelayaran kami pulang.

Kapal bersandar ke Resort pada saat menjelang maghrib, kamipun kembali ke homestay dengan berjalan kaki menyusuri pantai, mengharap sambil melihat sunset.... tapi apadaya hari sudah kemalaman, dan gelap pun datang, dan tak satupun dari kami yang membawa senter... cakep... udah deh gelap-gelapan kita jalan di pinggir pantai yang lebih dari 1 km ke homestay. Cuma mengandalkan terangnya senter hape. Untung rame-rame, kalo sendiri... ogah lah yau... hahaha.

Dan malampun berlalu dengan cepatnya....

Hari Ketiga

Badan sudah segar, ditemani sarapan nasi goreng plus ceplok telor, siap stamina tuk berwisata and nyebur kembali ke laut di kepulauan ini. kemanakah destinasi selanjutnya? Pulau Sangalaki, Pulau Derawan dan Gosong di Derawan! Dimanatuh lokasinya...? nihh cekidot:

Rute wisata hari ketiga
Lebih dari 1 jam berlayar, kapal kamipun merapat di Pulau Sangalaki. Tapi pagi inipun cuaca kurang bersahabat lagi temans, ditemani sedikit rintikan hujan kamipun meng-explore Pulau Sangalaki dimana didalamnya terdapat penakaran penyu. Pulau Sanglaki ini dikenal sebagai pulau beredarnya penyu-penyu, jadi apabila anda diving di spot sekitar Pulau Sangalaki, peluang besar akan bertemu dengan si penyu-penyu tersebut. Tapi memang benar temans, berjalan diatas jembatan kayu di Pulau Sangalaki ini terlihat penyu-penyu beredar melewati bawah jembatan!! Haduhh sudah gatal pingin langsung nyemplung nih.... yaaa tapi gak ada yang nyemplung karena hujan, ya sudahlahhh....




Hujan-hujanan di Sangalaki
Selesai explore di Pulau Sanglaki, kapalpun bergerak menuju Pulau Derawan. Eiit hujan sudah berhenti, dan kamipun berhenti sejenak di tengah laut (masih dekat Pulau Sangalaki) tuk sekedar mencoba melihat bawah lautnya....


Bawah laut Sanglaki

Sampai sudah kami di Pulau Derawan setelah 1 jam berlayar dari Sangalaki. Acara selanjutnya yaitu.... makan siang, laper euuy setelah snorkling ria... Melewati jembatan kayu yang panjang lagiii... sampailah kita di perkampungan Pulau Derawan.

Pulau Derawan sekilas mengingatkan saya pada Gili Trawangan, pulau yang kecil, banyak toko-toko souvenir dan warung makanan berjejer, jalan setapak cukup lebar beralaskan pasir, cuma beda di Derawan kendaraan bermotor boleh berlalu lalang dan masih di dominasi oleh pelancong lokal, ya... walaupun terlihat beberapa pelancong asingnya. Di Pulau Derawan ini, penduduk lokalnya sudah memanfaatkan wilayahnya untuk menjadi ladang usaha parisiwata, berupa penginapan/homestay yang mudah ditemukan di pulau, disamping banyaknya resort-resort yang bertebaran di sepanjang pantai.




Suasana di Pulau Derawan
Setelah ISOMA di perkampungan Pulau Derawan, kami bergerak untuk kegiatan berikutnya. Yaituu.... snorkling lagi... yeeee... Waktu dudah menunjukkan pukul 13.30, bergeraklah kapal kami di perairan Derawan. Nyebur.... Walaah....arus kenceng.... gak bisa snorkling, kebetulan saya mencoba nyebur duluan nih temans, dan saya terbawa arus... deg-deg-an deh, untungnya ABK kapal secepat kilat melemparkan tali untung menjadi pegangan. Alhamdulillah ... akhirnya saya bisa naik kapal. Dikarenakan arus bawah laut Derawan lagi cukup kenceng, diputuskan untuk tidak snorkling. A little bit disappointed nih, ingin melihat bawah lautnya... yaa karena kondisi arus lautnya tidak bersahabat (padahal cuaca cerah) jadi kapal kami pun bergerak menuju Gosong tidak jauhh dari Pulau Derawan, hanya sekitar 10 menit berlayar, sampailah kami.... di Gosong.


Tampak didepan Pulau Derawan, difoto dari Gosong
Gosong di perairan Derawan

Puas main dan foto-foto di Gosong, kami pun kembali ke Pulau Maratua dan tiba pukul 16.00 disana. Masih tersisa waktu yang cukup banyak, kamipun bermain-main di Resort sekedar snorkling di sepanjang pantai Pulau Maratua, sambil menunggu sunset.




Sunset di Maratua
 Dan kami pun kembali ke homestay untuk beristirahat.

Hari Keempat

Waktunya kembali pulang ke Jakarta.... bersiap-siap dan packing di homestay, kelar. Lalu sempat untuk keliling perkampungan Pulau Maratua sekedar mendapatkan sekilar gambar beserta foto homestay kami. Ini dia:

Anak-anak Pulau Maratua

Suasana perkampungan Pulau Maratua

Ini dia... Homestay kami....
Inilah cerita wisata kami di Kepulauan Derawan... Kepulauan tropis yang panas, tapi di Kepulauan ini pula kami diguyur oleh hujan, Kepulauan tropis yang indah, laut hijau dan biru, bawah laut yang menawan...hmm...pengalaman melaut yang "menakjubkan".

Untuk berwisata kesini pun perlu pengorbanan, jarak antar pulau yang cukup jauh.... beserta 4 hari paket, 2 hari buat perjalanan PP. Tapi inilah Indonesia... negara kepulauan nan luas, ingin mendapat yang indah butuh pengorbanan. Masih banyak lagi pulau-pulau nan cantik yang dimiliki Indonesia yang menyebar di bumi nusantara ini. Banyak pula cerita yang masih akan saya suguhkan di pulau-pulau lain yang saya kunjungi yang ada di Indonesia ini. Bye-bye Maratua, bye-bye Derawan...

Bye-bye Maratua ...
Berakhir sudah wisata kami..... eiiiit beloom ternyata temans hehehe... Setelah kapal merapat di Tarakan, masih ada satu destinasi lagi yang dikunjungi... yaitu Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan. Horee... bertambah lagi satu destinasi yang saya kunjungi dan mau bertemu sodara kembar... lho?? haha si Bekantan... Nih  dia:

Jalan di konservasi
Ini "Teman!"


Dan sorepun menjelang... memaksa kami tuk kembali pulang.... ke Jakarta.....


SitRok

Comments

Popular posts from this blog

Pantai Klayar Wisata Pacitan yang Paling Populer

Normal of Not? How Coffee Drinking May Brew a Mental Disorder

The 5 Smartest Non-Primates on the Planet